Tentang Kami

PT Krakatau Tirta Industri (KTI) merupakan penyedia terkemuka layanan air bersih, pengolahan air limbah, dan solusi utilitas untuk kebutuhan industri dan masyarakat di Cilegon dan sekitarnya. Berawal dari Unit Penjernihan Air PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sejak 1979, KTI terus menghadirkan layanan yang andal, efisien, dan berkelanjutan melalui penerapan teknologi pengolahan air modern dan kemitraan industri yang kuat.

| PT Krakatau Tirta Industri

PT Krakatau Tirta Industri (KTI) berawal dari Unit Penjernihan Air milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, yang beroperasi sejak 1979 sebagai penunjang kegiatan operasional penyediaan air bersih. Pada 28 Februari 1996, unit tersebut diotonomikan menjadi PT Krakatau Tirta Industri, dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (kini PT Krakatau Sarana Infrastruktur) sebagai pemegang saham pendiri.

Per 27 Februari 2023, komposisi kepemilikan saham KTI adalah:

  • PT Krakatau Steel (Persero) Tbk – 0,01%
  • PT Krakatau Sarana Infrastruktur – 50,99%
  • PT Chandra Daya Investasi (PT CAP Group) – 49% 

Seiring pesatnya perkembangan industri di Cilegon, PT Krakatau Tirta Industri (KTI) terus berinovasi dalam pengolahan air dengan teknologi membrane, ultrafiltrasi, ion exchanger, dan biological treatment.

| Visi

Menjadi korporasi yang kompetitif, untung, dan terpercaya

| Misi

1. Menyediakan air dan solusinya bagi industri dan masyarakat dengan mengutamakan keharmonisan lingkungan.

2. Mewujudkan kinerja operasional yang produktif dan efisien untuk menghasilkan produk dan jasa berkualitas yang menguntungkan

3. Mengembangkan bisnis air melalui kerja sama yang saling menguntungkan

| Perjalanan Pertumbuhan PT Krakatau Tirta Industri

Pada 27 Februari 2023 terjadi perubahan pemegang saham PT Krakatau Tirta Industri yaitu terdiri dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang memiliki 0,01% saham, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (dahulu bernama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon) memiliki 50,99% dan PT Chandra Daya Investasi (PT CAP Group) sebesar 49% saham.

Pada tahun 2022, PT KTI melalui anak usahanya PT PPKT mulai mengoperasikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gresik. Pada tahun yang sama, Desal-Demin Water (DDW) Plant Sumbawa yang menyuplai kebutuhan air PT Amman Mineral Industri juga mulai beroperasi sebagai instalasi pengolahan air laut pertama PT Krakatau Tirta Industri. Capaian ini menegaskan komitmen PT KTI dalam inovasi pengolahan air dan penyediaan air bersih, termasuk dari sumber air laut.

Terhitung sejak 30 Juni 2021, pemegang saham PT Krakatau Tirta Industri terdiri dari PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang memiliki 0,01% saham, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (dahulu bernama PT Krakatau Industrial Estate Cilegon) memiliki 99,99% saham.

Sebagai bagian dari strategi ekspansi dan penguatan bisnis, pada tahun 2019 PT Krakatau Tirta Industri mendirikan dua anak usaha, yaitu PT Krakatau Tirta Operasi & Pemeliharaan (PT KTOP) dan PT PP Krakatau Tirta (PT PPKT) yang berlokasi di Gresik yang akan mengoperasikan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Gresik. Langkah ini merupakan bagian dari strategi ekspansi bisnis dan penguatan layanan operasional serta memperluas peran PT Krakatau Tirta Industri dalam pengelolaan air berkelanjutan.

Setelah Instalasi Pengolahan Air Cidanau dan Bendung Cipasauran selesai dibangun tahun 2018, saat ini PT Krakatau Tirta Industri juga memanfaatkan air baku dari Sungai Cipasauran untuk diolah di Instalasi Pengolahan Air Cidanau.

Pada tahun 2010, PT Krakatau Tirta Industri mencatat tonggak penting melalui pengoperasian (Water Recycle Plant) WRP Latinusa. Fasilitas ini menjadi instalasi air demineralisasi pertama yang dibangun dan dioperasikan oleh PT Krakatau Tirta Industri, sekaligus penggunaan teknologi membrane pertama PT Krakatau Tirta Industri dalam mendukung kebutuhan industri strategis. Keberhasilan operasional ini menjadi fondasi awal bagi pengembangan kompetensi teknologi air industri PT Krakatau Tirta Industri.

Pada 28 Februari 1996, unit penunjang tersebut diotonomikan dan didirikan sebagai perseroan terbatas yang bernama PT Krakatau Tirta Industri dengan PT Krakatau Steel (Persero) dan PT Krakatau Industrial Estate Cilegon sebagai pemegang saham pendirinya. Badan usaha ini fokus pada penyediaan dan pengolahan air bersih. Produk berupa air bersih yang dihasilkan, digunakan untuk kebutuhan masyarakat dan industri di Kota Cilegon dan sekitarnya.

Pada tahun 1979 PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mengoperasikan Unit Penjernihan Air, sebuah unit penunjang kegiatan operasional untuk menyediakan air bersih yang merupakan cikal bakal dari PT Krakatau Tirta Industri.

Download

Company Profile PT Krakatau Tirta Industri

SUBHOLDING

| Grup Bisnis Kami

Melalui anak perusahaan dan kemitraan strategis, PT Krakatau Tirta Industri (KTI) memperluas layanan pengelolaan air dan solusi pendukung industri berkelanjutan.

ORGANISASI

| Struktur Organisasi

Mita Himawati

Plt Komisaris Utama

Dendin Hermawan

Plt Direktur Utama

Kus Herbayu

Plt Direktur Produksi

Hikmah Widyanti

Direktur Keuangan & SDM

Ahmad Dhahnial

Direktur Pengembangan Usaha & Komersial

Download

Guidelines of Work for The BOD and BOC

The prevailing laws and regulations

Guidelines of Work for The BOD and BOC

The prevailing laws and regulations

Guidelines of Work for The BOD and BOC

The prevailing laws and regulations

PENGHARGAAN

Sertifikasi & Penghargaan

Sebagai perusahaan penyedia dan pengolah air industri terkemuka di Indonesia, PT Krakatau Tirta Industri (KTI) senantiasa berkomitmen menjaga standar mutu, pelayanan, dan keberlanjutan lingkungan. Berbagai penghargaan yang diraih menjadi bukti nyata atas kinerja unggul dan inovasi berkelanjutan yang dilakukan perusahaan.

ISO/IEC Laboratorium 17025:2017

SNI ISO 9001:2015

SNI ISO 14001:2015

SMAP SNI ISO 37001:2016

SMK3

Kalpataru

Kinerja AP Terbaik KS Group 2017

Kinerja AP Terbaik KS Group 2018

Zero Accident 2018

Zero Accident Kemnaker 2024

Zero Accident 2025

P2K3 2025 dengan Kategori Platinum

Scroll to Top

Mita Himawati

Komisaris Utama

Diangkat sebagai Plt Komisaris Utama PT Krakatau Tirta Industri pada tahun 2024.

Meraih gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada (1992) dan Master of Business Administration dari Institut Teknologi Bandung (2013). Berkarier di PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada berbagai posisi strategis antara lain Vice President Divisi Akuntansi, Direktur Investasi dan Keuangan Bapelkes (2019–2020), Direktur Investasi dan Dana Pensiun PT KS (2020–2023), Presiden Direktur Dana Pensiun PT KS (2023–2024), dan Vice President SABM PT KS (2024).

Dewi Chomistriana

Komisaris

Diangkat sebagai Komisaris PT Krakatau Tirta Industri sejak 1 Februari 2026.

Menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik Lingkungan di Institut Teknologi Bandung (1994), Magister Sanitary Engineering di IHE–UNESCO (1998), serta meraih gelar Doktor dari Universitas Tarumanagara pada tahun 2024.

Trisasongko Widianto

Komisaris

Diangkat sebagai Komisaris PT Krakatau Tirta Industri sejak Juli 2023.

Lulusan Teknik Sipil Universitas Brawijaya dan Magister Water Resources Development dari IHE Delft Institute for Water Education (UNESCO). Berkarir di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (sekarang Kementerian Pekerjaan Umum), beberapa jabatan penting yang pernah dijabat beliau antara lain Direktur Pengembangan Jaringan SDA Ditjen SDA (2016), Kepala Biro Perencanaan Anggaran dan Kerja Sama LN Setjen PUPR (2018), dan Direktur Jenderal Bina Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi (2020).

M. Ali Surohman

Komisaris

Menjabat sebagai Komisaris PT Krakatau Tirta Industri sejak 12 Januari 2024.

Lulusan Universitas Tirtayasa. Pernah berkarier di PT Tunas Bahana Sparta dan menjabat Anggota DPRD Kota Serang (2014–2019), serta pernah menjadi Komisaris PT Krakatau Global Trading (2020–2023) dan Komisaris Utama PT Krakatau Jasa Samudra (2023).

Dendin Hermawan

Direktur Utama

Diangkat sebagai Plt Direktur Utama pada 28 April 2025.

Meraih gelar Sarjana Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Bandung (1997). Mengawali karier di PT Krakatau Tirta Industri sejak 1997 dan menempati berbagai posisi strategis antara lain Direktur Operasi (2019), Direktur (2023), dan Direktur Produksi (2025) selain beberapa jabatan struktural lainnya, antara lain Kepala Divisi Jasa Teknik (2011), Kepala Divisi Perencanaan Korporat & Teknologi (2012–2014) Kepala Divisi Pengembangan Usaha (2014–2015), Kepala Divisi Produksi (2015–2018), hingga Kepala Divisi Koordinator Pengendalian Bisnis & Operasi (2018–2019).

Kus Herbayu

Direktur Produksi

Diangkat sebagai Plt. Direktur Produksi pada 1 Mei 2025.

Lulusan Sarjana Teknik Fisika ITB (1997) dan Master of Business Administration ITB (2013). Berpengalaman di grup Krakatau Steel dan memegang berbagai posisi strategis seperti Komisaris PT Krakatau Posco Energy (2020), Komisaris PT Krakatau Baja Industri (2021), Komisaris PT Krakatau Tirta Industri (2021), dan Komisaris Utama PT Krakatau Chandra Energy (2023). Pernah menjabat Project Director Recovery Finishing Hill HSM sejak 5 Juni 2023.

Hikmah Widyanti

Direktur Keuangan & SDM

Diangkat sebagai Direktur Keuangan, SDM & Umum pada 27 Februari 2023.

Meraih gelar Sarjana Ekonomi Akuntansi dari Universitas Brawijaya (1996). Pernah menjabat berbagai posisi strategis di PT Krakatau Tirta Industri, antara lain Kepala Divisi Keuangan (2022–2023), Kepala Divisi Perencanaan Korporat & Teknologi (2017–2018, 2019–2022), Staf Ahli Utama Direktur Utama (2018–2019), serta Kepala SPI, GCG & Manajemen Risiko (2014–2016).

Ahmad Dhahnial

Direktur Pengembangan Usaha & Komersial

Diangkat sebagai Direktur Pengembangan Usaha & Komersial PT Krakatau Tirta Industri pada 1 Januari 2026.

Meraih gelar Sarjana Psikologi dari Universitas Indonesia serta Magister Bisnis dan Manajemen dari Institut Teknologi Bandung (2016–2018). Mengawali karier sebagai HR Planning & Development Officer di Kangean Energy Indonesia (2004–2007), kemudian berpengalaman di berbagai perusahaan energi dan petrokimia antara lain PETRONAS (2007–2009), ExxonMobil (2009–2012), Mubadala Petroleum (2012–2016), dan Chandra Asri (2016–2022). Sebelum bergabung dengan PT Krakatau Tirta Industri, menjabat sebagai HR & Corporate Affairs Director SRI (2022–2025).